Dimanakah Negara Tempat Pembuatan Jam G Shock Ori?

Bagi para pecinta dan kolektor jam, tentu sudah tidak asing lagi dengan merk jam tangan G Shock. Ya, jam tangan ini memang menjadi salah satu jenis jam yang banyak dipakai karena desain dan fiturnya yang menawan dan memiliki mutu yang bagus.

Di kalangan para pemakai G Shock, memilih jam yang asli adalah sebuah keharusan. Namun, apakah kamu tahu jam G Shock buatan mana? Lantas dimanakah tempat produksi G Shock yang asli?

 

Negara Pembuat G Shock Ori

G Shock merupakan salah satu merek jam tangan yang diproduksi oleh perusahaan Casio, yang memang bermarkas di Shibuya, Jepang. Diluncurkan sejak tahun 1980-an membuat merek jam tangan ini dinilai memiliki pengalaman yang lama dalam menciptakan produk yang berkualitas.

Jam tangan G Shock sudah lama dikenal sebagai salah satu jam berkualitas yang memang dirancang untuk tahan terhadap berbagai guncangan dan benturan. Tidak mengherankan jika desainnya terkesan kuat dan cocok untuk aktivitas outdoor.

Seiring berkembang pesatnya produksi karena permintaan yang juga semakin meningkat, Casio sebagai produsen pun akhirnya memutuskan untuk membuat pabrik di beberapa negara lain seperti China dan Thailand. Tidak mengherankan jika kamu akan menemukan sejumlah jam G Shock yang bertuliskan "Made in China" atau "Made in Thailand".

1. Jepang

 

Secara umum, Jepang memang menjadi basis pembuatan dan pengembangan dari merek jam G Shock. Produksinya sendiri dilakukan di pabrik terbaru yang berada di kawasan Yamagata, 450 kilometer di utara Tokyo. Pabrik ini sendiri diproyeksi menjadi tempat pembuatan komponen seperti analog movement dan precision gears yang menjadi komponen penting pada setiap jam tangan.

Selain itu, pabrik G Shock di Jepang juga digunakan sebagai tempat pengembangan untuk produk-produk yang baru diluncurkan. Apabila produk sudah dirasa mapan, maka produksi akan dialihkan ke pabrik Casio di negara lain.

Salah satu ciri produk yang dibuat di pabrik Jepang adalah model high end yang tidak hanya mengandalkan teknologi terkini namun juga sentuhan tangan manusia dengan keahlian tinggi. Bahkan hanya beberapa pegawai saja yang memiliki sertifikasi khusus untuk melakukan quality control dan finalisasi.

Sebelumnya, pabrik G Shock di Jepang terpisah-pisah dengan fungsinya masing-masing. Namun sejak 2018, pabrik tersebut dijadikan satu sehingga proses perakitan dapat dilakukan secara efisien untuk memenuhi permintaan produksi dan mendukung perkembangan bisnis secara penuh.

2. Thailand

 

Berlokasi di Nakhon Ratchasima, salah satu kota terbesar di barat laut Thailand. Pabrik Casio yang satu ini tidak hanya memproduksi jam tangan G Shock saja, namun juga berbagai piranti lain dari Casio seperti kalkulator.

Pabrik yang ada di Thailand ini sering kali menjadi tempat magang bagi para siswa SMK Indonesia. Bahkan tidak jarang, untuk pasar di Indonesia, Casio memang lebih banyak mendistribusikan produknya dari pabrik ini, terlebih karena letaknya yang lebih dekat dengan negara kita.

Casio Thailand sejatinya telah ada sejak 2012 lalu di lahan seluas 140.000 meter persegi sehingga memungkinkan begitu banyak produk diproduksi dari pabrik ini. Kini, pekerja yang ada mencapai lebih dari 2000 orang untuk membantu produksi jam tangan dan berbagai peralatan Casio lainnya.

3. China

 

Sebagai salah satu pusat industri dunia, negara China juga tidak terlepas dari cabang pabrik Casio yang memproduksi jam tangan G Shock. Bahkan tidak jarang banyak orang bertanya jam G Shock buatan mana karena adanya label “Made in China”. Namun, kamu tidak perlu terlalu khawatir jika menemui ada jam G Shock yang menggunakan label tersebut.

China memiliki beberapa pusat industri sehingga tidak mengherankan jika banyak produk Casio dibuat pada sejumlah pabrik yang ada di negeri Kincir Bambu tersebut. Seperti pada Shenzhen, Guangzhou, hingga Hong Kong. Bahkan beberapa kota lain di provinsi Guangdong dan Shanghai juga dijadikan sebagai tempat produksi berbagai perlengkapan Casio dan jam G Shock.

Pabrik di China memang tidak memproduksi terlalu banyak produk jam tangan, namun beberapa tipe jam G Shock didistribusikan dari sejumlah pabrik di negara ini. Beberapa model seperti G-Steel GST-B100, GM-5600, hingga G-Steel GST-B200 menjadi sejumlah tipe jam G Shock yang diproduksi.

 

Membedakan Jam G Shock Beda Pabrikan

Sejatinya, perbedaan mendasar untuk mengetahui jam G Shock buatan mana bisa dilihat dari casing luar di mana untuk pabrikan Jepang akan ada keterangan "Made in Japan". Kendati demikian, ada juga beberapa model jam yang memiliki keterangan tambahan, misalnya pada versi GWN-1000GB dengan "Made in Japan H" di mana huruf H menandakan Hiroshima.

Ada juga seri MRG series yang menampilkan "Made in Japan K", atau seri lain dengan singkatan seperti Y atau M. Semua singkatan ini bukan tanpa sebab, karena merupakan singkatan nama kota di mana jam tersebut dibuat.

Tidak jarang, beberapa model jam tangan juga menampilkan perpaduan antara pembuatan dari satu negara dan negara lainnya. Sebagai contoh pada seri GA-1000 series yang mencantumkan "JAPAN MOV'T CASED IN THAILAND". Artinya, seluruh movement atau pengaturan pergerakan jam merupakan buatan Jepang sedangkan bagian seperti casing dibuat oleh pabrik Thailand.

Karena ada pabrik di China yang memproduksi jam tangan G Shock ini, maka kamu juga bisa menemukan jam dengan keterangan Made in China. Sayangnya, banyak orang menganggap remeh karena dianggap sebagai jam KW alias tidak ori.

Selain dari ketiga negara yang telah disebutkan di atas, sejatinya ada beberapa negara lain yang dijadikan sebagai kantor atau perusahaan pemasaran. Tersebar di berbagai benua, mulai dari Asia, Amerika, Eropa, hingga Timur Tengah.

Meskipun di Indonesia sendiri belum ada pabrik atau perusahaan pemasaran yang terdaftar, namun kamu masih bisa menemukan banyak toko resmi yang menjual jam tangan G Shock original. Tidak perlu bertanya-tanya lagi jam G Shock buatan mana apalagi sudah ada informasi pabrik yang memproduksi.

 

Pilih Produk dari Pabrikan Mana?

Banyak orang merasa jika G Shock buatan Jepang lebih baik dibandingkan dengan buatan Thailand atau China. Sebenarnya tidak melulu demikian, kok. Apalagi banyak produk G Shock dengan fitur-fitur canggih memang diproduksi oleh pabrikan Jepang.

Akan tetapi, hanya karena label "Made in Japan" yang terdengar eksklusif tentu membuat banyak orang menganggapnya berbeda. Tidak jarang hal ini berimbas pada harga jual di mana jam buatan pabrik Jepang sering kali dibanderol dengan harga mahal.

Hal yang mungkin cukup membedakan memang dari model yang diproduksi. Tidak jarang, model-model jam baru akan dikembangkan terlebih dahulu di Jepang, baru jika sudah ada proses riset dan pengembangan lebih lanjut, maka perakitan bisa dialihkan ke pabrik lainnya. Tidak mengherankan jika kemudian banyak yang menganggap jika pabrik Jepang-lah yang membuat produk G Shock secara ori.

Padahal menurut salah satu penanggung jawab produksi jam tangan Casio, antara produksi Jepang ataupun tempat lain tidak ada bedanya. Semuanya memiliki standar produksi yang sama, baik dari pengujian ketahanan, benturan, tekanan dalam air, dan sebagainya. Dengan begitu, dari segi kualitas sejatinya sama saja karena dari desain dan komponen masih diproduksi dari produsen yang sama.

Lebih Baik, Ketahui Mana yang Ori dan Tidak

Sejatinya, pertanyaan jam G Shock buatan mana tidak benar-benar relevan untuk ditanyakan saat ini. Namun, akan lebih baik jika pertanyaan tersebut diganti dengan bagaimana membedakan antara produk G Shock asli dan yang palsu.

Ya, saking populernya jam tangan yang satu ini, kamu sering kali terkecoh dengan banyaknya produk jam tangan yang sekilas asli namun ternyata KW alias tidak ori. Ada beberapa hal yang bisa menjadi pembeda antara produk yang asli dan yang bukan. Berikut beberapa contoh hal yang dapat kamu jadikan referensi.

1. Tampilan fisik

Secara umum, pemeriksaan keaslian produk dilakukan melalui tampilan fisik. Kamu bisa melihat tampilan material strap dan bezel dari G Shock tersebut. Dari bahan, materialnya menggunakan bahan resin yang berasal dari getah pohon pinus.

Jika kamu menemui strap atau bezel yang berasal dari karet, tentu harus diwaspadai. Tampilannya memang mirip-mirip satu sama lain. Namun, bahan karet ini tidak membuatnya menjadi awet dan bahkan akan meninggalkan bau jika terkena keringat saat dipakai.

2. Pengaturan pada produk

Cara lain yang bisa dilakukan secara sederhana terutama pada jam tangan yang memiliki panel digital dengan empat tombol. Secara umum, tombol tersebut kerap disebut dengan tombol ABCD. Untuk mengujinya, kamu bisa menekan tiga tombol kecuali yang ada pada di pojok kanan atas atau tombol B.

Menekan ketiga tombol tersebut hendaknya dilakukan pada saat panel digital berada di posisi "Home" atau pada saat indikator menampilkan nama hari. Pada saat layar digital akan berubah, tekan tombol D untuk mencari nomor seri pada jam tersebut. Selanjutnya, samakan dengan cangkang belakang jam.

Selain itu, ada juga beberapa varian G Shock yang hanya menghidupkan indikator digital. Jika semuanya menyala, tentu saja dapat dilihat jika G Shock tersebut asli dan ori. Berbeda dengan jam KW yang tidak dapat menampilkan indikator atau nomor seri secara tepat.

3. Selisih harga yang jauh

Penting untukmu mengetahui harga asli dari sebuah jam ori. Sebab jika dijual secara KW, harga jam bisa memiliki selisih yang sangat jauh. Tidak jarang, harga jual produk KW ini berkali-kali lipat lebih rendah dibandingkan dengan harga produk aslinya meskipun produk yang dijual merupakan edisi lama.

Sebagai contoh produk G Shock GA300-1A asli dijual seharga 1,6 juta rupiah, namun ketika dijual secara KW harganya hanya berkisar antara 200-300 ribu rupiah saja. Dengan harga yang jatuh seperti ini, sudah pasti fitur dan keaslian produk patut dipertanyakan.

Tidak jarang, produk-produk KW dijual bebas. Dengan demikian, kalau kamu ingin membeli produk asli maka tidak perlu lagi menanyakan jam G Shock buatan mana namun tanyakan kualitas dan fitur yang tersedia. Semakin canggih produk tersebut, memang akan menjadi lebih mahal, namun dari segi kualitas dan keaslian, entah dari Jepang, China, atau bahkan Thailand masih bisa diperhitungkan. (Sumber : https://www.jamtangan.com/)